BERITA

on 10 Agustus 2019
  • Kegiatan

Bank Indonesia (BI) bersama Instansi terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Prov. Sulsel melaksanakan Rapat Koordinasi di Cafe Grid N Full jalan Mappanyukki Makassar, Rakor yang dilaksanakan sehari ini membahas tentang kenaikan harga dan kelangkaan Gas Elpiji  mejelang lebaran Idul Adha,

Menyadari pentingnya peran koordinasi dalam rangka pencapaian inflasi yang rendah dan stabil, Pemerintah dan Bank Indonesia membentuk Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi (TPI) di level pusat sejak tahun 2005. Penguatan koordinasi kemudian dilanjutkan dengan membentuk Tim Pengendalian Inflasi di level daerah (TPID) pada tahun 2008. Koordinasi tersebut dilakukan melalui forum Tim Pengendalian Inflasi (TPI) dan Kelompok Kerja Nasional (Pokjanas) TPID di tingkat nasional serta TPID di tingkat daerah, kali ini Rakor mengahdirkan unsur unsur yang tergabung dalam dalm TIM TPID Sulsel

Pada Pertemuan ini hadir Kepala Dinas PMD Prov. Sulsel Dr.H. Ashari Fakhsirie Radjamilo, M.Si bersama Kepala Dinas Perdagangan Hadi Basalamah, SE, MM, Kabiro Perekonomian Dr. Since Erna Lamba, SP, MP dan perwakilan Bank Indonesia (Bi), Polda Sulsel, Pertamina serta unsur unsur terkait dalam Rapat Koordinasi tingkat provinsi. 

Salah satu point yang disepakati dalam pengendalian harga dan kelangkaan Tabung Gas elpiji, adalah Pihak Bank Indonesia (BI) telah menyatakan dukungannya dan bersedia memfasilitasi lembaga Ekonomi Desa (BUMdes) setelah Ka. Dinas PMD Prov. Sulsel memaparkan tentang perkembangan BUMDes yang ada di Sulawesi Selatan. yang sekarang telah berjumlah 1.520 Bumdes Aktif. Penulis dan Photo : noval (Kamis 08;/08/2019)