BERITA

on 05 Agustus 2020
  • Berita

PERSPEKTIF PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

DALAM PEMBANGUNAN DESA

 

Oleh : Dra.Fitriyani Rachman Tamma,MM

          Dalam konteks pemberdayaan, paradigma memiliki peran untuk membentuk perspektif, bagaimana melihat masalah, apa yang dianggap masalah ketidakberdayaan , apa masalah yang dianggap bermanfaat untuk dipecahkan serta metode apa yang dapat digunakan untuk meneliti dan mengintervensi masalah tersebut.Paradugma pula yang memprngaruhi pandangan seseorang mengenai baik buruk, adi tidak adil, tepat atau tidak suatu program dalam memecahkan masalah.Pendekatan partisipatif dalam prmbangunan merupakan kritik dan metode konvensional yang menempatkan subjek sebagai sesuatu yang patut untuk diberdayakan melalui aktifitas pembangunan sehingga menimbulkan kritik oleh para penganut developmentalisme dalam hal metodologi dan partisipasi menjadi isu sebtral dalam pelaksanaan program pembangunan.

                 Pemberdayaan masyarakat secara lugas dapat diartikan sebagai suatu  proses yang membangun manusia atau masyarakat melalui pengembangan kemampuan masyarakat , perilaku individu masyarakat , dan pengorganisasian masyarakat.Dari definisi tersebut terlihat ada 3 tujuan utama dalam pemberdayaan masyarakat yaitu : 1) mengembangkan kemampuan masyarakat, 2) mengubah perilaku masyarakat, dan 3) mengorganisir diri masyarakat.Ketiga Aspek tersebut akan diurai secara singkat.

                Kemampuan masyarakat yang dapat dikembangkan tentunya banyak sekali seperti kemampuan untuk berusaha, kemampuan untuk mencari informasi , kemampuan untuk mengelola kegiatan , kemampuan dalam pertanian dan masih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat.

                Prilaku masyarakat yang perlu diubah tentunya prilaku yang merugikan masyarakat atau yang menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

                 Pengorganisasian masyarakat dapat dijelaskan sebagai suatu upaya masyarakat untuk saling mengatur dalam mengelola kegiatan atau program yang mereka kembangkan .Disini masyarakat dapat membentuk panitia kerja , melakukan pembagian tugas, saling mengawasi , merencanakan kegiatan , dan lain-lain.