Oleh : Dra.Fitriyani Rachman Tamma,MM
VIDEO :PERSPEKTIF PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
DALAM PEMBANGUNAN DESA
Oleh : Dra.Fitriyani Rachman Tamma,MM
Dalam
konteks pemberdayaan, paradigma memiliki peran untuk membentuk perspektif,
bagaimana melihat masalah, apa yang dianggap masalah ketidakberdayaan , apa
masalah yang dianggap bermanfaat untuk dipecahkan serta metode apa yang dapat
digunakan untuk meneliti dan mengintervensi masalah tersebut.Paradugma pula
yang memprngaruhi pandangan seseorang mengenai baik buruk, adi tidak adil,
tepat atau tidak suatu program dalam memecahkan masalah.Pendekatan partisipatif
dalam prmbangunan merupakan kritik dan metode konvensional yang menempatkan
subjek sebagai sesuatu yang patut untuk diberdayakan melalui aktifitas pembangunan
sehingga menimbulkan kritik oleh para penganut developmentalisme dalam hal
metodologi dan partisipasi menjadi isu sebtral dalam pelaksanaan program pembangunan.
Pemberdayaan masyarakat secara lugas dapat diartikan sebagai suatu proses yang membangun manusia atau masyarakat
melalui pengembangan kemampuan masyarakat , perilaku individu masyarakat , dan
pengorganisasian masyarakat.Dari definisi tersebut terlihat ada 3 tujuan utama
dalam pemberdayaan masyarakat yaitu : 1)
mengembangkan kemampuan masyarakat, 2) mengubah perilaku masyarakat, dan 3)
mengorganisir diri masyarakat.Ketiga Aspek tersebut akan diurai secara singkat.
Kemampuan masyarakat yang dapat
dikembangkan tentunya banyak sekali seperti kemampuan untuk berusaha, kemampuan
untuk mencari informasi , kemampuan untuk mengelola kegiatan , kemampuan dalam
pertanian dan masih banyak lagi sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang
dihadapi oleh masyarakat.
Prilaku masyarakat yang perlu diubah tentunya
prilaku yang merugikan masyarakat atau yang menghambat peningkatan
kesejahteraan masyarakat.
Pengorganisasian masyarakat dapat
dijelaskan sebagai suatu upaya masyarakat untuk saling mengatur dalam mengelola
kegiatan atau program yang mereka kembangkan .Disini masyarakat dapat membentuk
panitia kerja , melakukan pembagian tugas, saling mengawasi , merencanakan
kegiatan , dan lain-lain.