Penguatan Tata Kelola Desa dan Pengembangan Koperasi Merah Putih Menjadi Fokus Utama
VIDEO :Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan hadir sebagai narasumber dalam Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Desa yang diselenggarakan melalui kerja sama Balai Pemerintahan Desa di Malang dengan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang bertujuan meningkatkan kapasitas tata kelola pemerintahan desa, khususnya dalam mendukung pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Dalam penyampaiannya, Kadis PMD Provinsi Sulsel menekankan pentingnya desa untuk senantiasa menggali dan mengolah potensi lokal secara optimal. Beliau menjelaskan bahwa setiap desa memiliki kekuatan ekonomi yang dapat dikembangkan apabila dilakukan melalui langkah sistematis, yaitu mengamati, mencatat, berdiskusi, memilih, serta mengembangkan potensi yang dimiliki. Pendekatan ini diyakini dapat mendorong terbentuknya sektor perekonomian desa yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Selain itu, beliau menyambut dengan sangat baik kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sebagai sebuah inisiatif strategis dalam memperkuat perekonomian desa. Menurutnya, KDMP hadir sebagai wadah pemberdayaan yang tidak hanya menggerakkan ekonomi masyarakat desa, tetapi juga membangun kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan kemandirian desa. Dukungan pemerintah provinsi menjadi dorongan penting dalam memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program ini.
Di akhir penyampaiannya, Kadis PMD Provinsi Sulsel mendorong percepatan pengusulan titik lokasi lahan KDMP dari seluruh desa. Beliau meminta agar komunikasi dan penyampaian informasi dilakukan secara intensif, agar proses penetapan lokasi dapat berjalan cepat, akurat, dan sesuai kebutuhan. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa, diharapkan tata kelola desa semakin kuat dan Koperasi Merah Putih dapat tumbuh sebagai pilar ekonomi baru di tingkat desa.Create By V@lnsky